Sistar – iKON Fanfiction| Drabble Series | Long Time No See – Beloved | Dasom – Jinhwan – Hanbin | Friendship – Romance | 2

dasomjinhwan copy

Tittle :  Long Time No See

Cast : Kim Dasom, Kim Jinhwan, Kim Hanbin

Pair : SISTAR x iKON

Length : Drabble Series

Part : 2

Author : Lidya Natalia ( @natalidya)

Rate : T for Teen

Genre : Friendship

BGM : Long Time No See – B.I , Bobby, Jinhwan, Yunhyeong, Jinhyeong, Chanwoo

***

Dasom merengut sebal ketika orang yang ditunggunya tak kunjung datang. Orang tersebut berkata akan datang 10 menit lagi, tapi ini sudah 20 menit selanjutnya dan dia tak kunjung datang.

“Harusnya langsung aku tarik saja tadi dia!” Gerutu Dasom sembari meremas handphonenya.

“DASOM-ah!”

Dasom membalikkan tubuhnya ke arah sumber suara tersebut.

 

I realized there’s only you, the person who is like you

Even if you think you dont have anything

theres not a single thing to add to you

 

“Kau bilang 10 menit dan ini bahkan sudah 20 menit dari waktu yang kau janjikan! Dan..”

“GREP!”

Perkataan Dasom terpotong ketika orang tersebut langsung memeluknya dengan erat.

 

My world keeps stopping

There were no flowers around me when you were away

 

Dasom yang terkejut hanya membiarkan pelukan tersebut dan membalasnya.

“Ada apa?” Tanya Dasom sambil melingkarkan tangannya di leher orang tersebut.

Orang tersebut melepaskan pelukannya. Dan memandang Dasom dengan wajah senang yang tak terlukiskan.

 

Long time no see, my hands towards you and my eyes looking at you

 

Namun sejurus kemudian, dia langsung kembali memeluk tubuh kurus Dasom. “Aku merindukanmu…” Ucapnya membuat Dasom sedikit tersipu.

 

You were the centre, but after you sank in the memories

 

Dasom melepaskan pelukan tersebut dan memukul pelan kepala seseorang yang berada di hadapannya, “Setelah sekian lama kita tidak bertemu, dan sekalinya bertemu kau datang terlambat. Laki-laki bodoh!” Seru Dasom sembari berjalan ke arah sebuah bangku taman yang memanjang. Dasom memutuskan duduk sembari membelakanginya.

Laki-laki tersebut berjalan ke arah Dasom sembari memeluk pinggang Dasom dari belakang.

 

I’ve been working hard before I can stand before you once again

My hearts keeps fluttering at the fact that I can’t see you again

Your name is on my mouth I talk about you all day

I dont want nobody else

I ran here through the time baby,

 

“Aku harus mengarang beberapa bait alasan untuk Jinhwan Hyung,” Sahut laki-laki tersebut.

Dasom menolehkan kepalanya ke belakang karena terkejut, “Begitukah?” Tanya Dasom.

Laki-laki tersebut mengangguk di pundak Dasom membuat Dasom sedikit merasa kegelian, “Kau tahu, bahkan tadinya Jinhwan hyung mau ikut menemaniku pergi.” Lanjutnya lagi.

Raut wajah Dasom langsung berubah, “Lalu bagaimana? Apa dia mengikutimu, Hanbin-ah?” Tanya Dasom.

Laki-laki tersebut menggeleng, “Untung saja aku berhasil meyakinkannya, makanya butuh waktu agak lama.”

Dasom mendengus kesal, “Jinhwannie itu selalu saja ingin tahu urusan orang lain.” Seru  Dasom.

Laki- laki yang bernama lengkap Kim Hanbin itu sedikit melonggarkan lingkaran tangannya pada pinggang Dasom, “Sepertinya dia sudah mulai curiga.” Ujar Hanbin.

Dasom menghela nafasnya panjang.

 

, please wait for a moment

 

“Maaf” Ucap Hanbin kemudian.

Dasom menoleh mendengarnya. Dia menangkupkan tangannya ke wajah kecil Hanbin. Dasom kemudian menggelengkan kepalanya.

“Kau tidak perlu meminta maaf. Akulah yang seharusnya meminta maaf karena sudah menjadi tergantung padamu dan mungkin akan mengacaukan hidup dan karirmu nanti.” Balas Dasom.

 

I remember you saying you will wait for me

 

Hanbin menarik hidung Dasom ketika Dasom selesai berbicara, sembari tertawa.

“Kau ingat Dasom-ah?” Tanya Hanbin. “Aku pernah mengatakan padamu untuk menungguku dan kau bilang kau akan menungguku sampai kapanpun. Dan…” Hanbin tersenyum lembut ke arah Dasom.

 

I’m in front of you oh yeah ~

 

“… sekarang aku ada di hadapanmu untuk menepati janjiku…” Lanjut Hanbin.

Kali ini gantian Dasom yang memeluk pinggang Dasom sembari menyandarkan kepalanya dalam pelukan Hanbin.

“Kau ini baru 19 tahun. Berhentilah bersikap seperti kau lebih dewasa dariku..” Ucap Dasom pelan tanpa melepaskan pelukannya.

Hanbin mengusap puncak kepala Dasom dengan penuh rasa sayang.

“Kau ini sudah 22 tahun. Tetaplah seperti ini meski umurmu diatasku beberapa tahun..” Balas Hanbin pada Dasom. Hanbin sangat suka ketika Dasom bermanja-manja seperti ini padanya.

Dasom tak membalas perkataan Hanbin. Mereka memutuskan untuk diam beberapa saat menikmati saat-saat pelepasan rindu yang sudah sangat lama membelenggu dalam diri mereka masing-masing.

 

Long time no see, how have you been?

 

“Sudah lama kita tidak bertemu…” Ucap Hanbin. “Bagaimana keadaanmu?” Tanya Hanbin kemudian.

 

I know you’ve been waiting too long

I’m not going anywhere now baby dont worry

 

“Kalau maksudmu keadaan hati dan perasaanku..” Dasom menghentikan perkataannya sejenak. “.. itu masih sama saat terakhir kali kau memutuskan untuk tidak bertemu denganku untuk beberapa waktu.” Lanjut Dasom.

 

Long time no see I missed you so much as well

 

Hanbin tersenyum mendengar perkataan Dasom.

“Sudah lama kita tidak bertemu…” Ucap Hanbin lagi. “… dan aku sangat merindukanmu sampai rasanya kadang terasa sesak..” Lanjut Hanbin sembari meremas kaos hitam yang dikenakannya.

 

I’ve been trying to find a way to get to you

 

“Bahkan beberapa kali aku mencoba untuk melanggar kesepakatan kita dan memaksa ingin menemuimu..”

 

Dasom menengadahkan kepalanya ke atas, Hanbin mengatakannya dengan raut wajah yang serius seperti biasanya. Dasom menaikkan kepalanya beberapa senti dan mengecup pelan pipi kiri Hanbin dengan perlahan namun singkat.

 

It has really been a long time

 

Hanbin tersenyum ketika Dasom kembali menyandarkan kepalanya ke dalam pelukannya. Dia membalas kecupan Dasom dengan mengecup puncak kepala Dasom.

 

I’ve kept you waiting eventually

I made a pinky swear holding your fragile pinky that seemed it might break

But I’m sorry that I failed you

I’ll explain everything why I came back this late

 

“Aku telah membuatmu menungguku terlalu lama.” Ucap Hanbin kemudian. “Aku telah berjanji padamu tapi aku malah mengecewakanmu.” Lanjut Hanbin.

 

Dasom menempelkan telunjuknya ke arah bibir Hanbin dengan posisi masih sama seperti sebelumnya.

“Berhenti berbicara dan jelaskan padaku melalui lagumu..” Pinta Dasom membuat Hanbin semakin melebarkan senyumnya.

Hanbin kembali mengusap kepala Dasom sebelum memulai akhirnya memulai.

 

I was trying to defeat the pain that God gave to me

I was protecting my brothers who I had shared flesh and blood with

I was emptying whats inside of me, though the only thing left was emptiness

I was trying to make my dream come true that was growing thats why I’m this late

My dream fell down and it was hard to set it upright once again

At last I’ve become what I am right now and you are still beautiful

Long time no see I missed you so much

 

I remember you saying you will wait for me

I’m in front of you oh yeah ~

 

Long time no see, how have you been?

I know you’ve been waiting too long

I’m not going anywhere now baby dont worry

 

Long time no see I missed you so much as well

I’ve been trying to find a way to get to you

 

Oh baby dont worry we’ll be together forever

I promised that I’ll protect you

 

Oh baby dont worry we’ll be together forever

Where ever you are I’ll be there

 

Long time no see, how have you been?

I know you’ve been waiting too long

I’m not going anywhere now baby dont worry

 

Long time no see I missed you so much as well

I’ve been trying to find a way to get to you

 

It has really been a long time

 

Dasom menarik posisinya dari pelukan Hanbin. Dasom menatap Hanbin ke dalam matanya.

“Ada apa?” Tanya Hanbin sembari kali ini berganti posisi. Hanbin merebahkan tubuhnya di kursi panjang tersebut dengan kepala berada di atas paha Dasom yang terbalut skinny jeans biru dongker tersebut.

“Lagumu selalu bagus seperti biasanya…” Sahut Dasom sembari mengusap rambut Hanbin.

“Itu juga karenamu.” Sahut Hanbin membuat Dasom memukul jidatnya.

“Jangan suka menggoda wanita yang lebih tua darimu Kim Hanbin!” Seru Dasom.

Hanbin mengusap jidatnya. “Aku tidak sepertimu yang pandai berakting lagipula aku hanya berkata seperti itu padamu dan aku bukan tipe orang yang suka menggoda wanita yang lebih tua…”

Dasom menaikkan alisnya,

“Aktingmu di Café tadi bagus Dasom-ah. Kau berpura-pura tidak mengenalku dan bahkan bertanya-tanya tentang usiaku. Ck.” Hanbin berdecak.

Dasom mencubit lengan Hanbin, “Kau tidak tahu kan kalau saat itu aku ingin sekali rasanya berlari ke arahmu dan langsung memelukmu? Huh?” Tanya Dasom.

“Benarkah?” Tanya Hanbin sembari mencolek dagu Dasom.

Dasom mengangguk.

“Kalau begitu bisa kau jelaskan soal Jongin?” Tanya Hanbin.

“Jongin? Jadi kau masih memikirkan perkataan Jinhwannie tadi?” Tanya Dasom.

Hanbin mengangguk.

“Jinhwannie sempat ingin menjodohkan Jongin denganku beberapa waktu lalu. Katanya Jongin sering bertanya tentangku padanya.” Jawab Dasom dengan enteng tanpa tahu bahwa laki-laki di hadapannya sedikit geram menahan rasa cemburunya.

“Tapi tenang saja.” Lanjut Dasom. “Pikiranku sudah dikuasai oleh laki-laki bodoh ini. Chu~” Dengan serta merta Dasom kembali mencium Hanbin , hanya kali ini adalah keningnya.

Dan Hanbin pun secara refleks menahan kepala Dasom ketika Dasom ingin mengangkat kepalanya dan langsung mengecup bibir lembut Dasom.

 

Long time no see, how have you been?

I know you’ve been waiting too long

I’m not going anywhere now baby dont worry

 

Long time no see I missed you so much as well

 

***

– Part 2 END –

Tobecontinued…

 

One thought on “Sistar – iKON Fanfiction| Drabble Series | Long Time No See – Beloved | Dasom – Jinhwan – Hanbin | Friendship – Romance | 2

Give it to me ....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s